Rabu , Juni 26 2019
Home / Sabung Ayam / Tips Merawat Ayam Bangkok Ganti Bulu
Tips Merawat Ayam Bangkok Ganti Bulu

Tips Merawat Ayam Bangkok Ganti Bulu

Tips Merawat Ayam Bangkok Ganti Bulu

Setiap ayam, terutama pada ayam bangkok tentu bakal ada masanya untuk mengganti bulu atau dapat juga disebut moulting untuk unggas. Hal tersebut terjadi secara rutin setiap tahunnya. Untuk masa pergantian bulu, ayam bangkok yang membutuhkan asupan mineral juga protein yang memang lebih juga perawatan yang ekstra. Sebab karena itu untuk para pecinta ayam bangkok memang harus mengetahui cara merawat ayam bangkok ganti bulu. Dan Berikut ini merupakan tips untuk merawat ayam bangkok bagi perhantian bulu.

Ketika ayam bangkok memasuki periode ganti bulu, segera lakukan pencabutan bulu yang telah mati, misalkan bulu yang patah atau bulu yang pangkalnya sudah berwarna putih. Berikan makanan dengan mencampurkan voor dan nasi untuk mempercepat perontokan bulu.

Tahap ganti bulu ini merupakan tahap istirahat yang panjang, sabung ayam, ayam membutuhkan makanan khusus yang bergizi tinggi, serta asupan mineral dan vitamin yang cukup. Ayam bangkok saat ganti bulu memerlukan energi yang relatif banyak, sehingga membutuhkan makanan yang mengandung kadar protein yang tinggi sebesar kurang lebih 16 %. Jika asupan dan mineral tidak terpenuhi, maka ayam bangkok akan mengalami penurunan kondisi fisik.

Pada saat ganti bulu, ayam bangkok tidak perlu diberi minyak ikan yang berlebihan. Berdasarkan penelitian Charoen Phokpand, sehelai bulu ayam mengandung 85% protein, 2.5% lemak, 1.5% serat kasar, 0.2% kalsium dan 0.75% phosporus. Jadi jika dilihat dari komposisi kandungan bulu, maka ayam tidak memerlukan minyak ikan.

Yang paling dibutuhkan saat ganti bulu yaitu protein, vitamin, dan mineral yang cukup. Saat tumbuh bulu muda berikan beras merah yang direndam dan dicampur dengan nasi, hentikan pemberian voor. Berikan injeksi vitamin B12 dan Bcomplex setiap minggu sekali.

Saat pergantian bulu ayam tidak perlu tenggaran atau umbaran secara rutin, ayam cukup diumbar 3 hari sekali atau 1 minggu sekali saja untuk menggepakan sayap dan melemaskan sayap yang kaku. Karena bulu masih muda, maka harus lebih berhati-hati ketika memegangnya. Bulu yang masih muda akan terasa sakit apabila dipegang.

Kemudian, jangan menggabungkan ayam bangkok yang sedang berganti bulu dengan ayam betina, karena bulu mengandung phosporus yang tinggi yang merupakan makanan paling digemari oleh ayam betina. Jika ayam bangkok akan dikawinkan, sebaiknya perhatikan asupan kebutuhan karbohidratnya. Jika kekurangan karbohidrat maupun kelebihan karbohidrat, nafsu kawin ayam bangkok akan menurun.

Kandang juga perlu diperhatikan ketika ayam bangkok ganti bulu, jangan menempatkan ayam di kandang yang sudutnya cukup tajam, hal ini dapat menghambat pertumbuhan bulu dan bahkan bisa merusak bulu muda yang baru tumbuh. Tempatkan ayam di kandang yang gelap dan lembab. Hindarkan kandang dari sinar matahari, maka dalam akan terjadi proses pergantian bulu yang cepat.

About Lusiana Liu

Saya adalah seorang penulis artikel yang sangat menggemari permainan taruhan.

Check Also

Tips Membuat Pukulan Ayam Bangkok Menjadi Akurat

Kekuatan Ayam Aduan Arena Sabung Ayam

Melatih Kekuatan Ayam Aduan Arena Sabung Ayam Ayam aduan yang bagus adalah ayam yang memiliki …